Banner Berjalan

404971_345096865504973_71222061_n" />" />" /> 1486731_771977172816938_752997885_n" />" />" /> 1385824_718599168154739_53178612_n" />" />" /> 1374918_717877041560285_1336157337_n" />" />" />

Friday, August 19, 2016

Part 8 : Buaya Darat (That's What Make You Beautiful)

Kertas itu ditulis pada hari senin. Senin yang mendung. Hari setelah semalam ayah mengizinkan putri-putrinya pacaran. Kertas yang diambilnya dari robekan kertas di buku tulis, sebelum Yuto melihat airmata itu.
Kini Nozomi mengkhawatirkan kertas itu. Pada hari bunkasai itu, ia dalam keadaan tersenyum memandang kertas yang sengaja disimpannya itu. Perasaannya yang sudah membaik sejak bersama Aoi, membuatnya tidak lagi memusingkan Yuto dan Sayumi meski ia tidak membohongi diri bahwa ia memang masih suka. Ia mengira ia sudah baik-baik saja. Saat semua anak-anak membuang-buang potongan kertas yang disobek ke bawah, Nozomi tidak melakukannya. Nozomi hanya membuang kertas yang disimpannya itu bersamaan dengan semua potongan kertas dilempar ke bawah.
Tetapi kini ia takut. Ia baru menyadari kebodohannya. Seharusnya ia robek kecil-kecil kertas itu, tetapi malah membuangnya dengan utuh. Ia khawatir, kertas itu ada yang menemukannya. Bagaimana kalau Yuto? Lalu bila Yuto menemukannya, bagaimana Yuto hafal tulisan Nozomi?
Meski tidak tertulis ada tulisan ‘Nozomi 2B menyukai Yuto 2B’, tetapi Nozomi khawatir juga. Tapi segera Nozomi memilih pikiran lain bahwa kemungkinan Yuto yang menemukan adalah kecil. Sebab ada banyak kertas, kecil kemungkinan bahwa Yuto akan menemukannya.
Dua pikiran berlomba-lomba, yang satu menakuti-nakuti Nozomi, yang satu menghibur Nozomi bahwa kertas itu tidak akan mungkin ditemukan Yuto. Tidak, Nozomi tidak bisa lagi mengkompromi lagi, hanya bernyanyi menjadi pengalihanya. Saat ia dan Aoi di atap lagi, Nozomi bernyanyi dengan lagu biasa. Ia yang biasanya duduk, kini malah berdiri dan menyertai joget seusai lagunya yang heboh. Aoi yang menyukai ‘kegilaan’ Nozomi, ikut berdiri, berjoget bersama sambil memainkan gitar.
Suara merdu Nozomi tidak lagi hanya diketahui anak-anak kelas 2B. Perlahan-lahan, anak-anak kelas lain mulai mengetahuinya. Untuk kali pertama, Nozomi memberanikan diri bernyanyi di kelas, tentu saat Yuto tidak ada. Demi mengelabui perasaannya, ia bertindak seperti bukan Nozomi.
Nozomi tidak lagi pendiam, ia menjadi gadis yang ceria dan suka menyapa teman di sekolah. Luwes dan supel. Berteman dengan Aoi, membuat Nozomi tertular disukai teman-teman lainnya. Sampai pada akhirnya Nozomi menikmati dan menyukai dirinya yang baru itu, ia sudah berani bernyanyi meski ada Yuto. Anak perempuan, laki-laki menyukainya.
>>>のぞみ<<<
Yuto melihat, Nozomi sudah ‘lebih baik’. Nozomi tidak lagi menjadi pendiam. Kadang-kadang kata-kata luzu keluar drai mulut gadis yang memiliki tulisan indah itu. Ya, Yuto menyimpan kertas itu. Entah untuk apa dan entah sampai kapan. Ia merasa semua belum selesai. Ia tidak menyangka, ia putus dengan Sayumi, tetapi juga putus dengan Nozomi.
Meski Nozomi sudah disukai banyak teman, Yuto melihat Nozomi kini bukan lagi Nozomi-nya lagi. Entah kenapa, semua terasa garing dan hambar. Tetapi ia tidak bisa melakukan apa-apa selain bersyukur karena Nozomi sudah bisa memancing senyumnya meski senyum itu bisa saja kepalsuan.
Resah memikirkan semua, membuat teman-teman terdekatnya heran. Sampai Yuto yang tidak terbiasa bergaul dengan anak-anak berandal¾kecuali saat jam pelajaran berlangsung karena duduk di sekitar anak-anak berandal¾Yuto mencoba bergaul dengan mereka, ingin tau dunia mereka.
Pertemanan itu terlihat biasa saja oleh teman-teman yang lain. Bahkan sampai Yuto sudah menggaet pacar baru, ia tetap terlihat biasa. Namun, yang keheranan diantara teman-teman lain timbul karena tersebar bahwa pacar Yuto tidak hanya satu. Salah seorang teman yang telah menjadi saksi mengatakan bahwa Yuto yang bersama pacarnya dihampiri seorang gadis lain dengan berurai airmata. Gadis yang baru datang itu mengucap sesuatu panjang lebar, hingga keluar kata ‘putus’. Kabar bahwa Yuto playboy pun tersebar. Yuto telah menyandang status buaya darat. Beberapa penggemar perempuan di sekolahnya kecewa dan mulai berkurang. Sementara beberapa lainnya tetap mengincar Yuto bahkan ada yang rela dijadikan pacar ke sekian.

Nozomi sangat menyayangkan hal itu. Ia tidak mengerti apa yang telah membuat Yuto menjadi berubah menjadi demikian. Apakah karena Sayumi? Apakah sampai sebegitunyakah pengaruh Sayumi terhadapnya? Begitu pikir Nozomi.
Nozomi, ia baru tau bahwa Yuto dan Sayumi sudah putus dari kabar playboy-nya Yuto. Sayumi tidak pernah cerita apa-apa lagi. Sejak kejadian di taiikukan, Nozomi dan Sayumi sudah jarang berbicara. Dan Nozomi masih tidur dengan ibu. Sayumi terang-terangan memberi jarak permusuhan, tidak peduli dengan ayah ibu. Tetapi di depan umum, tetap Sayumi bermuka manis mesk bersama Nozomi.
Sempat terpikir untuk menghampiri Yuto, ingin mendekati dan menjalin pertemanan seperti sedia kala, tetapi ia takut akan menyesal. Ia lalu tetap seperti ini, bersama Aoi. Bernyanyi di atap, bahkan anak-anak lain meski dari luar kelas, Nozomi sudah berani memamerkan suaranya.

Kepura-puraan terhadap perasaannya itu terus dilakukannya sampai tiba masa ujian. Libur kenaikan kelas pun memisahkanya dengan Aoi dan teman-teman, termasuk dengan Yuto. Menunggu tanggal yang ditentukan sekolah, baru mereka kembali masuk sekolah.

No comments:

Post a Comment