ini dia fanfic gadungan. kenapa gadungan?karena sebelumnya aku belum mengenal fanfic dan iseng bikin beginian. langsung aja ya, karena ini hanya ide konyolku....
JUMP Market
Ada sebuah pasar, namanya Pasar JUMP. Karena namanya JUMP, maka setiap makhluk yang bergerak yang ada di sana melompat-lompat. Menurut hasil penelitian, magnet bumi di seitar pasar JUMP market selalu labil. Kadang kuat dan kadang lemah magnetnya itu. Oleh karena itu penduduk yang ada di sana sering melompat bersamaan.
Pada suatu hari, ada penjual aneh yang membuat pedagang lain heran. Namanya Hikaru.
Hikaru : "Iya, enggak dijual-jual, sama sekali nggak dijual, nggak boleh dilit apalagi dipelototin!"
Begitu ucapannya setiap ada pembeli yang melewati tempat dagangannya sambil memukul-mukul dagangannya berupa baju-baju. Kata-katanya itu membuat semua orang-orang heran. Tapi Pak HIkaru cuek dan banyak yang mengira Ia bercanda.
Datanglah seorang Bapak bersama dua anak lelakinya.
Hikaru : "ngapain Bapak ke sini?"
Yuto : "Saya mau beli, pak, baju baut anak saya."
Hikaru : "Isi daftar hadir dulu."
Yuto dan dua anaknya, Chii dan Ryu isi daftar hadir.
Yuto : "Kok pake daftar hadir sih pak?kayak mau ke undangan aja..."
Ryu : "Ayah-chan, aku mau baju itu..."
Chii : "Apaan sih Ryu, aku dulu! dari tadi aku liatin baju ini tau!"
Pentung! Yuto menjitak Ryu dan Chii hingga muncul hansaplas di permukaan kulit mereka.
Yuto : "Pak, saya mau baju yang dipegang sama anak saya ini
Hikaru : "Pak, bapak dengar saya nggak?Saya gak jual baju ini!"
Yuto : "loh?trus ngapain Bapak di sini trus majang baju-baju ini?"
Hikaru : "tadi kan saya bilang,'nggak dijual-nggak dijual, nggak diliat apalagi dipelototin!'"
Chii : "yaudah, pak. Kalo nggak dijaul, berati boleh beli dong?"
Hikaru : "bener juga ya...eh enggak enggak!tadi saya ngomong apa?nggak dijual berarti nggak dibeli!"
Ryu : "yaudah ayah-chan, kita ke mbak itu aja yuk!"
Hikaru : "sana pergi!orang gak dijual! ngotot lagi tuh!"
Inoo : "Iya, mau beli apa, pak?"
Yuto : "eh?Jeng Kei?"
Inoo : "eh?abah Yuto?"
Chii : "eh?orang ini siapa, ayah-chan?"
Yuto : "gak tau, sok kenal aja! Hahahahahaha"
Inoo : "mau beli apa, pak?"
Yuto : "ada yang gak ada nggak?"
Inoo : "eh, ada. berapa butir?"
Yuto : "Hitotsu o kusadai!"
Chii dan Ryu : " 'kusadai' ?"
Ryosuke : "jeng kei, ada promag gak?"
Inoo : "adanya panadol, mau?"
Ryosuke : "oh..anmum juga gak apa-apa kok. lagi flu nih..."
Yuto, Chii dan Ryu : "Hah?!"
Daiki : "jeng, ada obat nyipitin mata nggak?"
Inoo : "matamu kan udah sipit..."
Daiki : "eh...ngebelo'in mata!"
Inoo : "oh...ada. nih..."
Daiki : "arigata...."
Yuto : " 'arigata'? "
Inoo : "Iya, sejak pindah dari sunda, dia jadi suka merubah 'o' menjadi 'a'. Kayak Tokyo jadi Takya..."
Ryu : "aneh...kok orang di sini aneh semua sih"
Chii : "Ayah-chan, kita pulang yuk!"
Tiba-toba Keito dan Hikaru bertarung...
Karena Keito ingin beli baju dangan Hikaru, tapi dilarang Hikaru.
Hikaru : "lubang angin!"
Keito : "bau! iya! perkenalkan jurus terbaruku, jurus tanpa jurus!"
Lalu Yabu dan Yuya datang meliput pasar JUMP. Namun, karena jurus Hikaru sungguh bau, membuat seisi pasar pingsan. Barulah Hikaru sadar. Dan Ia baru mengatakan, "Iya, dijual-dijual!" Saat semuanya pingsan...

No comments:
Post a Comment